Minggu, 07 Juni 2015

Ringkasan Pembatal Puasa Kontemporer

Berikut ringkasan dari pembatal puasa di zaman modern, para ulama kontemporer telah membahasnya

A.Mengenai suntikan
Perlu diketahui suntikan ada tiga jenis:
1.Suntikan melalui kulit (Intra cutan) misalnya suntikan Insulin: TIDAK membatalkan puasa
2.Suntikan melalui otot (Intra muscular) misalnya suntik antihistamin dan beberapa jenis vaksinasi : TIDAK membatalkan puasa
3.Suntikan melalui pembuluh darah (intra vena) misalnya antinyeri, infus dan vitamin
Maka ini dirinci:
1.Suntikan bukan makanan misalnya antinyeri dan antihistamin: TIDAK membatalkan puasa
2.Suntikan yang mengandung makanan atau zat makanan misalnya suntikan glukosa atau infus : MEMBATALKAN puasa

B. Memberikan donor darah dan menerima transfusi darah

Memberikan donor darah: TIDAK membatalkan puasa
menerima transfusi darah:
MEMBATALKAN puasa (termasuk di dalamnya cuci darah dengan menerima darah dari orang lain)

C. Mengenai Bau Mulut orang puasa

Sebagian orang salah paham, yang benar bahwa bau mulut orang puasa berasal dari uap perut yang naik ke atas, bukan dari bau mulut. Ini sudah dibuktikan dengan ilmu kedokteran dan penjelasan ulama. Sehingga disarankan tetap bersiwak atau membersihkan gigi/mulut ketika berpuasa.

D.Merokok bisa MEMBATALKAN puasa

E.Inhaler dan nebulizer TIDAK membatalkan puasa

F.Celak, Lipstik (pelembab bibir) dan make-up TIDAK membatalkan puasa

G.Pembatal puasa terkait dengan hidung
Tetes hidung TIDAK membatalkan puasa
Semprot hidung TIDAK membatalkan puasa

H. Pembatal puasa terkait dengan Mata
Tetes mata TIDAK membatalkan puasa
I.Pembatal puasa terkait dengan Telinga
Tetes telinga TIDAK membatalkan puasa
Bilas Telinga (misalnya membersihkan kotoran/serumen) TIDAK membatalkan puasa

J.Memakai obat kumur TIDAK membatalkan puasa asalkan dijaga agar tidak tertelan

K.Menelan sisa makanan dengan tidak sengaja TIDAK membatalkan puasa

L.Boleh berobat ke dokter gigi, suntikan, obat dan darah atau yang tidak sengaja tertelan TIDAK membatalkan puasa

M.Sakit kemudian meninggal di Bulan Ramadhan, maka statusnya puasanya:
-Hutang puasa Ramadhan secara umum tidak diqadha, tetapi bayar fidyah. Karena pendapat terkuat qadha puasa hanya untuk puasa nadzar.
– Jika sakit dan meninggal di tengah bulan Ramadhan, tidak ada hutang puasa dan tidak ada fidyah
– Jika sakit di bulan Ramadhan tidak sempat meng- qadha (tidak sengaja melambatkan), yaitu sempat sembuh sebentar ketika Ramadhan selesai , atau sempat meng-qadha tetapi baru sebagian. Maka sisanya tidak teranggap hutang puasa dan tidak ada fidyah
– Jika sakit di bulan Ramadhan kemudian sempat sembuh dan sengaja melambatkan qadha. Keluarganya/walinya membayarkan fidyah

N.Pengambilan sampel darah untuk pemeriksaan laboratorium TIDAK membatalkan puasa

O.Persediaan darah di PMI menipis ketika bulan Ramadhan
Memberikan donor darah tidaklah membatalkan puasa. Untuk menangani masalah ini perlu kerjasama antara pemerintah, tokoh agama dan tenaga kesehatan. Perlu ada sosialisasi dari pemerintah dibantu dengan tokoh agama dan eksekusi yang baik dari tenaga kesehatan ketika bertugas. Semoga permasalahan terbatasnya stok darah selama bulan Ramadhan tidak terjadi lagi. Sehingga membuat tenang para petugas medis dan bisa memberikan bantuan medis secepatnya kepada pasien.

P.Cara puasa orang terkena penyakit epilepsi
Jika sedang kambuh, puasanya bisa dibatalkan. Jika sadar dan tidak kambuh meng-qadha puasa Ramadhannya. Jika tidak mampu karena seringnya kambuh, bisa membayar fidyah saja.

Q.Vaksinasi di bulan Ramadhan
Suntikan vaksinasi TIDAK membatalkan puasa. Vaksinasi hukumnya mubah dan secara kedokteran bermanfaat

R. Pembatal puasa terkait dengan anestesi (pembiusan)
1. Anestesi melalui hidung dengan menghirup gas anestesi TIDAK membatalkan puasa
2. Anestesi kering (akupuntur Cina) dengan menggunakan jarum kering
TIDAK membatalkan puasa.
3. Anestesi melalui suntikan. Sudah dibahas di pembahasan suntikan

Mengenai hilangnya kesadaran selama anestesi:
1.tidak sadar sehari penuh (selama waktu diwajibkan puasa), puasanya
TIDAK sah
1.tidak sadar hanya beberapa saat (tidak penuh selama waktu diwajibkan puasa), puasanya SAH

S.Pemeriksaan Intravagina dan obat Intravagina TIDAK membatalkan puasa dan tidakperlu mandi wajib (mandi junub)

ringakasan dari buku “Fikh Kesehatan Kontemporer Puasa Ramadhan” terbitan Kesehatan Muslim

✏ dr. Raehanul Bahraen
🌐www.muslimafiyah.com

Rabu, 03 Juni 2015

MUNGKIN KITA SENDIRILAH YANG MENJUAL ISLAM


SEORANG imam masjid di London biasa naik bus untuk bepergian. Kadang-kadang ia membayar ongkosnya langsung pada sopir bus (bukan kondektur).
Suatu kali ia membayar ongkos bus, lalu segera duduk setelah menerima kembalian dari sopir.
Setelah dia hitung, ternyata uang kembalian dari sopir ada kelebihan 20 sen. Ada niatan sang imam untuk mengembalikan sisa kembaliannya itu karena memang bukan haknya. Namun terlintas pula dalam benaknya untuk tidak mengembalikannya, toh hanya uang receh yang tak begitu bernilai.
Umumnya orang juga tak ambil pusing dalam hal begini. Lagi pula, berapa sen pula yang didapat sang sopir karena sisa pembayaran penumpang yang tidak dikembalikan oleh kebanyakan sopir karena hanya receh, artinya sopir tidak rugi kalau ia tidak mengembalikan receh 20 sen itu.
Bus berhenti di halte pemberhentian sang imam. Tiba-tiba sang imam berhenti sejenak sebelum keluar dari bus, sembari menyerahkan uang 20 sen kepada sopir dan berkata, “Ini uang Anda, kembalian Anda ada kelebihan 20 sen yang bukan hak saya.”
Sang sopir mengambilnya dengan tersenyum dan berkata, “Bukankah Anda imam baru di kota ini? Saya sudah lama berpikir untuk mendatangi Masjid Anda demi mengenal lebih jauh tentang Islam, maka sengaja saya menguji Anda dengan kelebihan uang kembalian tersebut. Saya ingin tahu sikap Anda.”
Saat sang imam turun dari bus, kedua lututnya terasa lemas dan hampir jatuh ke tanah, hingga ia berpegangan pada tiang yang dekat dengannya dan bersandar.
Pandangannya menatap ke langit dan berkata, “Ya Allah, hampir saja saya menjual Islam hanya dengan 20 sen saja.” (al-Brithani wa amaanatul Imam, Ahmad Khalid al-Utaiby).
Maka berdakwah tak hanya dengan dalil, tapi juga dengan akhlak, agar jangan sampai orang-orang menjauh dari Islam karena perilaku kita yang justru tak sejalan dengan apa yang Islam gariskan...

Selasa, 05 Mei 2015

Nama Adalah Doa

“Eh, Nyeet…apa kabar?”

“Bukan begitu, Ndut.”

“Lah, ngapain lu, Unta Arab?”

“Woi, Mbing, udah cukur jenggot belum?”

Nyeet, Ndut, Cungkring, Mbing..dan lainnya. Pernah dengar panggilan busuk seperti itu? Enak nggak sih dengarnya? Masa teman yang sosoknya sholeh manggilnya “Unta Arab”? Rasulullah SAW saja memanggil para sahabat dan para istrinya dengan panggilan yang baik dan nggak nyakitin. Dikatakan panggilan yang baik adalah panggilan yang disukai oleh objek dan tidak memperoloknya.

Dalam sebuah halaqoh, misalnya. Jika nama mutarabbi (binaan) bukan nama yang islami maka murabbi dianjurkan untuk memberikan nama hijrah berdasarkan kesepakatan dengan binaannya. Ada itu yang tadinya berpanggilan “Utomo” lalu diganti menjadi “Fadhol”. Kalaupun tak diganti tak apa, yang penting baik dan sekali lagi, tidak menyakiti.

Dalam pergaulan atau persahabatan nama panggilan juga patut diperhatikan. Misalnya, kalau kamu punya teman bernama Hamas Syahid, maunya dipanggil Hamas atau Syahid. Jangan mentang-mentang dia rambutnya kribo manggilnya “Kribo”. Atau kalau punya teman bernama Tausiyah Cinta, tanyakan apakah mau dipanggil Tausiyah atau dipanggil Cinta. Eh, itu nama orang kok kayak judul film yang akan tayang September nanti ya? Ah ngacau!

Hai orang-orang yang beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barang siapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang lalim. (QS 49 :11)

“Gue nggak maksud menghina kok! Lha wong ia juga mau dan senang!”

Ok, boleh-boleh saja jika kasusnya demikian. Lantas bagaimana perasaan orang tuanya (yang kasih nama) seandainya tahu anaknya dipanggil dengan gelar yang buruk? Bukannya itu juga nyakitin perasaan kerabatnya yang lain? Apalagi jika teman itu sudah punya anak atau istri? Duh, kasihan kuadrat lah.

Ketika Allah memerintahkan manusia untuk tak mendzalimi orang lain, apakah kamu akan menjawab “orang itu suka didzalimi kok”, begitu?

Ingatlah, nama adalah do’a. Memanggil dengan panggilan yang tidak busuk selain doa, juga membuat persahabatan kamu makin kokoh. Wallahua’lam.

Minggu, 05 April 2015

Aplikasi Islam untuk Android

Assalamu'alaikum wr wb

Kabar gembira untuk Umat Islam Indonesia, sudah hadir Aplikasi untuk Android "Berita Umat Islam"

Sebuah aplikasi yang dibuat atas keprihatinan di blokir nya beberapa situs Islam oleh Kominfo.

Berita Umat Islam merupakan aplikasi yang menghimpun informasi dari situs-situs Islam rujukan di Indonesia, pengguna dapat memilih sumber-sumber informasi dari situs rujukan sesuai dengan kebutuhan tanpa perlu menginstall aplikasi tambahan ataupun setting proxy.

Saat ini lebih dari 20 referensi situs islam yang bisa dipilih dan sumber website rujukan akan ditambah atau dikurangi sesuai dengan kondisi & kebutuhan, diantaranya :

1. Web resmi Kementerian Agama RI http://www.kemenag.go.id
2. Web resmi Majelis Ulama Indonesia http://mui.or.id
3. Web resmi Ormas Muhammadiyah http://www.muhammadiyah.or.id dan www.sangpencerah.com
4. Web resmi ormas Nahdlatul Ulama http://nu.or.id dan www.maarif-nu.or.id
5. https://www.islampos.com
6. http://republika.co.id
7. http://hidayatullah.com
8. http://dakwatuna.com
9. http://muslim.or.id
10. http://muslimina.blogspot.com
11. http://www.islamedia.co
12. http://almanhaj.or.id
13. http://www.voa-islam.com
14. http://www.salam-online.com
15. http://www.fimadani.com
16. http://www.kiblat.net
17. http://aqlislamiccenter.com
18. http://panjimas.com
19. http://muslimdaily.net
20. http://rumaysho.com
21. http://majelisrasulullah.org
22. http://bersamadakwah.net
23. http://beritaislam.net

Cara install , silahkan klik link berikut dan buka dengan google playstore :

Aplikasi Berita Islam

Silahkan dibagikan dengan sahabat dan saudara-saudara muslim lainnya, agar manfaat aplikasi ini bisa dirasakan oleh seluruh umat Islam

Sabtu, 04 April 2015

Rijalul Hadlarah

Bismillah..

Generasi Pembangun Peradaban (Rijalul Hadlarah) tidak lahir dan tumbuh secara kebetulan, akan tetapi merupakan rekayasa Ilahiyyah  dalam sunnah tadaawul (sunnatullah dalam mempergantikan generasi), ketika suatu generasi sudah tidak layak maka Allah akan menggantinya dengan generasi terbaru yang lebih baik,
: { إِلَّا تَنْفِرُوا يُعَذِّبكُمْ عَذَابًا أَلِيمًا وَيَسْتَبْدِل قَوْمًا غَيْركُمْ وَلَا تَضُرُّوهُ شَيْئًا وَاَللَّه عَلَى كُلّ شَيْء قَدِير }
Jika kalian tidak pergi berjihad , maka Allah akan mengadzab kalian dengan adzab yang pedih dan Allah akan mengganti dengan suatu kaum (yg lebih baik) selain kalian, dan sedikit pun kalian tidak memadaratkanNya, dan Allah atas segala sesuatu maha berkuasa (At Taubah: 39)

Ketika menjelaskan beberapa sifat orang-orang yang beriman, Allah Subhanahu wa Ta'ala menyebutkan bahwa di antara sifat mereka adalah menjaga amanah dakwah yang dibebankan di atas pundak mereka.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman.

وَالَّذِينَ لأََمنتهِم وَعَهْدِهِم راَعُون

Dan orang-orang yang memelihara amanah-amanah (yang dipikulnya) dan janjinya. [Al Mukminun:8]
Selanjutnya Allah Subhanahu wa Ta'ala menjanjikan balasan bagi mereka seraya berfirman:

ءولئك هُمُ الوَارِثُون{10} الَّذِين يَرِثُونَ الفِرْدَوسَ هُم فِيهَا خَالِدُونَ

Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi, yakni yang akan mewarisi jannah Firdaus. Mereka kekal di dalamnya. [Al Mukminuun: 10-11]

Setidaknya ada beberapa ciri-ciri Rijalul hadlarah. Diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Sumber rezeki yg bersih
Rijalul hadlarah tidak lahir dari dan dalam kondisi yg ideal bagi mayoritas manusia, akan tetapi mereka lahir dari sumber rezeki yang bersih di tengah2 kondisi yang tidak ideal, dalam konteks peradaban islam kita bisa mendapati ribuan tokoh berprestasi yg sangat gemilang, dan ketika kita membaca biografi masa kecil mereka, kita akan dapati pula bahwa mereka dibesarkan dengan rezeki yg bersih.
karenanya Allah perintahkan agar memakan rezeki yang halal danthayyib, umum kepada seluruh manusia (albaqarah;68) sementara perintahnya untuk orang2 yg beriman tidak disertai dg perintah memakan yang halal, karena halal dan haram seharusnya sudah menjadi bagian dari keimanannya (albaqarah ;172
Orang barat mengatakan "you are what you eat", ungkapan ini menunjukan bahwa apa yg kita makan sangat besar pengaruhnya dengan kehidupan kita (pola pikir, prilaku, kehidupan sosial, dll). ini lah salah satunya yg dimaksud dengan sabda nabi saw.
كل لحم نبت من حرام فالنار أولى به
setiap daging yg tumbuh dari yg haram maka neraka lebih utama baginya

2. Ilmu
Ciri berikutnya bahwa Rijaalul hadlarah memiliki keunggulan dalam kecintaannya terhadap ilmu, kekuatan ilmu mereka melampaui kekuatan apa pun, sebut saja ahmad yasin yg lumpuh   tapi mampu membuat kecut nyali israel sebagai sebuah negara. karena keunggulan ilmu lah Allah angkat Nabi Adam as. sebagai khalifah  filardl (albaqarah 30-3), Thalut sebagai raja bagi Bani israail (albaqarah 247).
Dalam konteks peradaban Islam pengusaan Alquran merupakan ilmu yg paling pertama dan utama bagi Rijalul hadlarah, lihalah para Pemimpin Islam yang rata2 mereka hafal Alquran di usia dini

من لم يذق ذل التتعلم يذق ذل الحياة

Barang siapa yang tidak merasakan hinanya menuntut ilmu maka dia akan merasakan hinanya kehidupan.

3.Teguh pendirian dan Daya juang yg tinggi

Dunia adalah tempat di mana setiap manusia berjuang dan berkarya, dan setiap perjuangan mesti ada tantangan. setiap manusia diberikan potensi yang sama (fithrah, wijdan, aql, diin, hawaas).
Kita diberikan waktu yang sama (24 jam) tinggal bagaimana mengoptimalkan potensi dan peluang dalam menjawab tantangannya.

Rijaalul hadlarah akan menjadikan setiap kesulitan dalam perjuangan sebagai energi positive yg akan semakin meningkatkan daya juangnya dan tidak akan menjadikannya alasan untuk menyerah dan mengasihi diri sendiri. karena sesungguhnya antara tantangan dan peluang, kesulitan dan kemudahan berada di titik yang sama

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْراً إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْراً

maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan, sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.

Diriwayatkan bahwa Imam annawawi sejak kecil beliau selalu sakit2an sehingga suhu badannya selalu panas, sering beliau menggunakan pakaian basah hingga hingga kering di badan, suatu saat muridnya hendak mengobatinya, tapi jawaban imam nawawi sungguh mencengangkan "aku mensyukuri sakitku ini, justru sakitku inilah yg membuatku selalu terjaga dan akhirnya bisa belajar, kalau aku sembuh akan membuatku enak makan dan tidur sengga tidak dapat belajar".

Ilmu akan melahirkan keyakinan, keyakinan akan melahirkan keteguhan, sedangkan kebodoham akan melahirkan keraguan.

4. Siap Berkorban

Sesuatu yg berharga apabila didaptkan dengan cara yg mudah, akan menjadi murah.
Kesuksesan tidak ada yg didapatkan dengan percuma semua harus didapatkan dengan perjuangan dan kerja keras, dalam setiap perjuangan dibutuhkan pengorbanan, besarnya hasil yang diperoleh berbanding lurus dengan besarnya pengorbanan, bahkan bagi Rijaalul hadlarah yang ada difikirannya hanyalah pengorbanan, karena hasil merupakan sebuah keniscayaan dari sebuah kerja keras dan pengorbanan,

ٳن الله لا يضيع أجر المحسنين

Sesungguhnya Allah tidak akan mensia-siakan balasan orang yg berbuat ihsan (at taubah 120)

imam Hassan albanna mengatakan

وصاية المؤمن تضحية لا استفادة

Mandat seorang mukmin adalah pengorbanan bukan mengambil manfaat,

maka seorang masyayikh da'wah berdo'a.
اللهم استعملنى ولا تستبدلني

ya Allah pakailah saya dan jangan Engkau ganti aku (karena sudah tidak layak)

Wallahua'lam bishawaf
#SemogaBermanfaat

Sabtu, 28 Maret 2015

Amal Hangus Gara-Gara Status

-Alhamdulillah OTW Tabligh Akbar di Istiqlal
-Alhamdulillah akhirnya bisa bertemu Syaikh...
-Alhamdulillah, dah muroja'ah satu juz...
-Alhamdulillah solat duha ini sangat nikmat..
-Alhamdulillah meruqyah kesurupan masal di sekolah X sukses...
Pernahkah anda menulis status seperti itu

# Jangan terlalu vulgar mengekspos kegiatan pribadi di status, apalagi yg begitu sensitif :
"Sebentar lagi mau pergi kajian hadits"
"Hafalan hadits umdatul ahkam yang ke 120 kok lupa lagi ya"
"5 menit lagi mau berjama'ah isya' di masjid"
"Suara ane tadi pas jadi imam shalat kedengaran ga ya ama makmum akhwat di belakang."
"Sedang berada di kajian ustadz fulan...persis di depan beliau."
"Khutbah jum'at di Masjid Nabawi kali ini sangat menyentuh"
"Aduh, tadi pas di majlisnya syekh fulan gak sempat nyatat, padahal faidahnya banyak"
"Otw mekkah.... "
"Bismillah...Aku datang memenuhi panggilanmu ya Allah.. Moga selamat sampe Makkah"
"Ini dah masuk thawaf ke berapa ya...? Lupa ane."
"Lantai tiga masjidil haram sepi banget...sambil narsis di depan ka'bah"
"Lantai 20 menara zam zam. Masyaallah... Sungguh agung ciptaan-Mu ya Allah..."
"Lagi muraja'ah jangan diganggu"
"Botak lagi.. Botak lagi... Padahal umrohnya bru minggu kmaren... Alhamdullah.."
"Alhamdulillah kajian Sohih Bukhori dah nyampe hadits ke 5700-an"
"Ada yang mau bantuin ana muraja'ah gak..?
"Lagi nunggu adzan Maghrib. Madinah 27/10/2014"
"Alhamdulillah umrohnya lancar"

Harga diri tidak akan meningkat dengan laporan-laporan seperti itu kepada penduduk dunia maya. Berikan saja mereka faidah yang lebih bermanfaat.

Kelak, seperti disebutkan hadits, tiga jenis punggawa Islam akan diseret ke neraka :
1. Pahlawan ilmu
2. Pahlawan alqur'an dan
3. Pahlawan di medan perang.
Kenapa ?
Sebab...ketiganya larut dan menikmati RIYA', SUM'AH dan sejenisnya.
Bisa jadi...dengan status di atas, kitalah pahlawan tersebut yang kelak terseret dalam neraka yang kobaran apinya sungguh sangat dahsyat...
Na'udzu Billah Min dzalik

Mari lebih berhati-hati.... Jangan sampai amal hangus gara-gara status...

Status ini terutama ditujukkan untuk diri pribadi juga buat teman-teman yg suka update status "Alhamdulillah sudah bla..bla.." karna dikhawatirkan jadi fitnah.
Akan lebih baik jika dikemas dengan untaian kalimat yg mengandung ilmu dan faedah yang bermanfaat.

Sabtu, 14 Maret 2015

Menyikapi Hidup

assalamualaikum sahabat Dakwah Islam ;)

Bila ingin mendapat sesuatu bekerja keraslah. Jika ingin bahagia, berbagilah.

Barang siapa tidak menghargai nikmat, maka nikmat itu akan diambil dalam keadaan ia tidak mengetahuinya.

Tak ada kesulitan yang kekal, begitu juga dengan kebahagiaan. Berharaplah hanya kepada Allah SWT.

Usaha terus meski situasi semakin sulit. Selalu ada jalan bagi yg mau berjuang.

Orang sukses berfikir bagaimana cara memanfaatkan waktu dgn baik

Kemuliaan hidup akan lebih bermakna dengan kejujuran.

Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.

Bahagia itu sederhana, dengan tersenyum dan bersyukur.

Hidup itu terlalu singkat untuk menunggu.

Wajarlah berbuat salah karena kita manusia,tapi itu bukan alasan untuk membenarkan kesalahan.

Silahkan di Share.. :)