Bismillah..
Generasi Pembangun Peradaban (Rijalul Hadlarah) tidak lahir dan tumbuh secara kebetulan, akan tetapi merupakan rekayasa Ilahiyyah dalam sunnah tadaawul (sunnatullah dalam mempergantikan generasi), ketika suatu generasi sudah tidak layak maka Allah akan menggantinya dengan generasi terbaru yang lebih baik,
: { إِلَّا تَنْفِرُوا يُعَذِّبكُمْ عَذَابًا أَلِيمًا وَيَسْتَبْدِل قَوْمًا غَيْركُمْ وَلَا تَضُرُّوهُ شَيْئًا وَاَللَّه عَلَى كُلّ شَيْء قَدِير }
Jika kalian tidak pergi berjihad , maka Allah akan mengadzab kalian dengan adzab yang pedih dan Allah akan mengganti dengan suatu kaum (yg lebih baik) selain kalian, dan sedikit pun kalian tidak memadaratkanNya, dan Allah atas segala sesuatu maha berkuasa (At Taubah: 39)
Ketika menjelaskan beberapa sifat orang-orang yang beriman, Allah Subhanahu wa Ta'ala menyebutkan bahwa di antara sifat mereka adalah menjaga amanah dakwah yang dibebankan di atas pundak mereka.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman.
وَالَّذِينَ لأََمنتهِم وَعَهْدِهِم راَعُون
Dan orang-orang yang memelihara amanah-amanah (yang dipikulnya) dan janjinya. [Al Mukminun:8]
Selanjutnya Allah Subhanahu wa Ta'ala menjanjikan balasan bagi mereka seraya berfirman:
ءولئك هُمُ الوَارِثُون{10} الَّذِين يَرِثُونَ الفِرْدَوسَ هُم فِيهَا خَالِدُونَ
Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi, yakni yang akan mewarisi jannah Firdaus. Mereka kekal di dalamnya. [Al Mukminuun: 10-11]
Setidaknya ada beberapa ciri-ciri Rijalul hadlarah. Diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Sumber rezeki yg bersih
Rijalul hadlarah tidak lahir dari dan dalam kondisi yg ideal bagi mayoritas manusia, akan tetapi mereka lahir dari sumber rezeki yang bersih di tengah2 kondisi yang tidak ideal, dalam konteks peradaban islam kita bisa mendapati ribuan tokoh berprestasi yg sangat gemilang, dan ketika kita membaca biografi masa kecil mereka, kita akan dapati pula bahwa mereka dibesarkan dengan rezeki yg bersih.
karenanya Allah perintahkan agar memakan rezeki yang halal danthayyib, umum kepada seluruh manusia (albaqarah;68) sementara perintahnya untuk orang2 yg beriman tidak disertai dg perintah memakan yang halal, karena halal dan haram seharusnya sudah menjadi bagian dari keimanannya (albaqarah ;172
Orang barat mengatakan "you are what you eat", ungkapan ini menunjukan bahwa apa yg kita makan sangat besar pengaruhnya dengan kehidupan kita (pola pikir, prilaku, kehidupan sosial, dll). ini lah salah satunya yg dimaksud dengan sabda nabi saw.
كل لحم نبت من حرام فالنار أولى به
setiap daging yg tumbuh dari yg haram maka neraka lebih utama baginya
2. Ilmu
Ciri berikutnya bahwa Rijaalul hadlarah memiliki keunggulan dalam kecintaannya terhadap ilmu, kekuatan ilmu mereka melampaui kekuatan apa pun, sebut saja ahmad yasin yg lumpuh tapi mampu membuat kecut nyali israel sebagai sebuah negara. karena keunggulan ilmu lah Allah angkat Nabi Adam as. sebagai khalifah filardl (albaqarah 30-3), Thalut sebagai raja bagi Bani israail (albaqarah 247).
Dalam konteks peradaban Islam pengusaan Alquran merupakan ilmu yg paling pertama dan utama bagi Rijalul hadlarah, lihalah para Pemimpin Islam yang rata2 mereka hafal Alquran di usia dini
من لم يذق ذل التتعلم يذق ذل الحياة
Barang siapa yang tidak merasakan hinanya menuntut ilmu maka dia akan merasakan hinanya kehidupan.
3.Teguh pendirian dan Daya juang yg tinggi
Dunia adalah tempat di mana setiap manusia berjuang dan berkarya, dan setiap perjuangan mesti ada tantangan. setiap manusia diberikan potensi yang sama (fithrah, wijdan, aql, diin, hawaas).
Kita diberikan waktu yang sama (24 jam) tinggal bagaimana mengoptimalkan potensi dan peluang dalam menjawab tantangannya.
Rijaalul hadlarah akan menjadikan setiap kesulitan dalam perjuangan sebagai energi positive yg akan semakin meningkatkan daya juangnya dan tidak akan menjadikannya alasan untuk menyerah dan mengasihi diri sendiri. karena sesungguhnya antara tantangan dan peluang, kesulitan dan kemudahan berada di titik yang sama
فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْراً إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْراً
maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan, sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.
Diriwayatkan bahwa Imam annawawi sejak kecil beliau selalu sakit2an sehingga suhu badannya selalu panas, sering beliau menggunakan pakaian basah hingga hingga kering di badan, suatu saat muridnya hendak mengobatinya, tapi jawaban imam nawawi sungguh mencengangkan "aku mensyukuri sakitku ini, justru sakitku inilah yg membuatku selalu terjaga dan akhirnya bisa belajar, kalau aku sembuh akan membuatku enak makan dan tidur sengga tidak dapat belajar".
Ilmu akan melahirkan keyakinan, keyakinan akan melahirkan keteguhan, sedangkan kebodoham akan melahirkan keraguan.
4. Siap Berkorban
Sesuatu yg berharga apabila didaptkan dengan cara yg mudah, akan menjadi murah.
Kesuksesan tidak ada yg didapatkan dengan percuma semua harus didapatkan dengan perjuangan dan kerja keras, dalam setiap perjuangan dibutuhkan pengorbanan, besarnya hasil yang diperoleh berbanding lurus dengan besarnya pengorbanan, bahkan bagi Rijaalul hadlarah yang ada difikirannya hanyalah pengorbanan, karena hasil merupakan sebuah keniscayaan dari sebuah kerja keras dan pengorbanan,
ٳن الله لا يضيع أجر المحسنين
Sesungguhnya Allah tidak akan mensia-siakan balasan orang yg berbuat ihsan (at taubah 120)
imam Hassan albanna mengatakan
وصاية المؤمن تضحية لا استفادة
Mandat seorang mukmin adalah pengorbanan bukan mengambil manfaat,
maka seorang masyayikh da'wah berdo'a.
اللهم استعملنى ولا تستبدلني
ya Allah pakailah saya dan jangan Engkau ganti aku (karena sudah tidak layak)
Wallahua'lam bishawaf
#SemogaBermanfaat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar